Usai Pembunuhan Pejabatnya, Hamas Tutup Perlintasan Gaza





Gaza City – Kelompok Hamas menutup perlintasan perbatasan antara Jalur Gaza dengan Israel. Penutupan perbatasan ini dilakukan setelah Hamas menyalahkan Israel atas kematian salah satu pejabat seniornya.

Seperti dilansir AFP, Senin (27/3/2017), Kementerian Dalam Negeri di Gaza yang dikuasai oleh Hamas, menutup perlintasan Erez hingga jangka waktu yang belum ditentukan. Penutupan dilakukan sementara Hamas menyelidiki pembunuhan pejabat seniornya.

Pejabat senior Hamas yang dibunuh itu bernama Mazen Faqha (38). Juru bicara kepolisian Hamas menyebut Faqha terkena empat tembakan di bagian kepala, di kawasan Tell al-Hama pada Jumat (24/3) waktu setempat.

Baca juga: Pejabat Senior Hamas Tewas Ditembak, Israel Dituduh Pelakunya

Faqha merupakan pejabat senior Hamas yang dibebaskan oleh Israel tahun 2011 dalam program pertukaran tahanan. Faqha dibebaskan bersama lebih dari 1.000 warga Palestina lainnya sebagai ganti atas pembebasan Gilad Shalit, tentara Israel yang ditahan Hamas selama lima tahun.

Hamas meyakini intelijen Israel, Mossad, ada di balik pembunuhan Faqha. Namun terkait penutupan ini, Hamas tidak menjelaskan alasannya. Meskipun ada spekulasi yang menyebut bahwa penutupan ini dilakukan untuk mencegah orang-orang yang bertanggung jawab atas kematian Faqha, kabur keluar Gaza.

Pasukan keamanan Hamas dikerahkan di sepanjang perbatasan Gaza. Sedangkan jalur keluar via laut ditutup sementara.

Baca juga: Israel Buka Perlintasan Utama Gaza Setelah 9 Tahun Diblokade

Otoritas Israel belum mengomentari penutupan perlintasan Erez ini. Namun demikian, Israel menyatakan perlintasan perbatasan untuk sisi wilayah mereka tetap dibuka.

Perlintasan Erez merupakan satu-satunya perlintasan perbatasan untuk orang, antara Gaza dengan Israel. Perlintasan itu ditutup Israel selama 9 tahun dan dibuka kembali sejak Juli 2016. Perlintasan lainnya, Kerem Shalom, hanya diperuntukkan bagi barang dan tetap dibuka pada Minggu (26/3) waktu setempat.

Jalur Gaza berada di bawah blokade Israel selama satu dekade. Hamas dan Israel telah terlibat tiga pertempuran sejak tahun 2008. Satu-satunya perlintasan perbatasan Gaza dengan Mesir juga lebih banyak ditutup dalam beberapa tahun terakhir.

(nvc/ita)




Leave a Comment